Pages

Jumat, 19 Juli 2013

6 KEUTAMAAN MENGKHATAMKAN AL-QUR'AN



Keutamaan mengkhatamkan Al-Qur’an diantaranya:

1.  Amalan yang paling di cintai oleh Allah Ta'ala.

Dari Ibnu Abbas Ra, beliau mengatakan ada seseorang yang bertanya kepada Rasulullah Saw, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling di cintai Allah?” Beliau menjawab,”Al-hal wal murtahal. “Orang ini bertanya lagi, “Apa itu al-hal wal murtahal, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yaitu yang membaca Al-Qur’an dari awal hingga akhir. Setiap selesai ia mengulanginya lagi dari awal.” (H.R. Tirmidzi)
Keterangan :
Sebagaimana para ahli tasawwuf mengatakan bahwa :
Tak kenal maka tak Cinta, Tak Cinta maka Taka Sayang,   Orang orang yang cinta kepada Allah maka Allah akan mencintainya , dan jika anda mau di cintai Allah maka hendaklah selalu menghatamkan Al-Qur’an.

2.  Orang yg mengikuti khataman Al-Qur’an, seperti mengikuti pembagian ghanimah. Dari Abu Qilabah, Rasulullah saw. mengatakan,

“Barangsiapa yang menyaksikan (mengikuti) bacaan Al-Qur’an ketika dibuka (dimulai), maka seakan-akan ia mengikuti kemenangan (futuh) fi sabilillah. Dan barangsiapa yang mengikuti pengkhataman Al-Qur’an maka seakan-akan ia mengikuti pembagian ghanimah.” (HR. Addarimi)
Keterangan :
Bayangkan Saudara (i) Mengikuti , melihat, menyksikan saja orang menghatamkan Al-Qur’an kita dapat bagian darinya, begitu Indahnya ISLAM .

3.  Mendapatkan Doa dan Shalawwat dari Malaikat.

Dari mus’ab bin Sa’ad, dari Sa’ad bin Abi waqas, beliau mengatakan, “Apabila Al-Qur’an dikhatamkan bertepatan pada permulaan malam, maka malaikat akan bershalawat (berdo’a) untuknya hingga subuh. Dan apabila khatam bertepatan pada akhir malam, maka malaikat akan bershalawat/berdo’a untuknya hingga sore hari.” (H.R. Addarimi)
Keterangan :
Orang orang yang suka menghatamkan Al-Qur’an seluruh Alam ikut mendoakannya.

4.  Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW.

Mengkhatamkan Al-Qur’an merupakan sunnah Rasulullah Saw. Hal ini tergambar dari hadits berikut : Dari Abdullah bin Amru bin Ash, beliau berkata, “Wahai Rasulullah Saw, berapa lama aku sebaiknya membaca Al-Qur’an?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam satu bulan.” Aku berkata lagi, “Sungguh aku mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam dua puluh hari.” Aku berkata lagi “Aku masih mampu lebih dari itu, wahai Rasulullah.” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima belas hari.” “Aku masih mampu lebih dari it, wahai Rasulullah” Beliau menjawab,”Khatamkanlah dalam sepuluh hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah” Beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam lima hari.” Aku menjawab, “Aku masih lebih mampu lagi, wahai Rasulullah.” Namun beliau tidak memberikan izin bagiku. (H.R. Tirmidzi)
Keterangan :
Cinta kepada Rasul hendaklah bersalawat kepadanya , Cinta kepada Rasul hendaklah mengikuti Sunnahnya.

5.  Mendapatkan ketengan jiwa atau hati yang sangat luar biasa.

Sebagaimana diterangkan dalam surah Al-Isra [17] ayat 82, Alquran diturunkan Allah SWT untuk menjadi obat segala macam penyakit kejiwaan. Sehingga para pembaca Alquran, bahkan orang yg mendengarkan bacaannya mendapat pula ketenangan jiwa.

6. Mendapatkan syafaat (pertolongan) pada hari Kiamat. Hal ini dijelaskan pada hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Imam Muslim. “Bacalah Alquran oleh kamu sekalian, karena bacaan Alquran yang dibaca ketika hidup di dunia ini, akan menjadi syafaat/penolong bagi para pembacanya di hari Kiamat nanti.”

Semoga kita termasuk hamba2Nya yg senantiasa membaca Al-Qur'an serta menghatamkannya.. Aamiin ya Rabbala'alamiin.InsyaAllah.

Salam

0 komentar:

Posting Komentar